Upah Belum Dibayar, Buruh Sampah Curhat ke DPRD Manado

Anggota DPRD Manado Jeane Laluyan. (foto KM)

Manado, KABARMANADO.co.id

Puluhan Buruh Sampah Senin (01/3/2021) siang tadi mendatangi Kantor DPRD Kota Manado, guna mempertanyakan upah dan gaji mereka yang sampai saat ini belum terbayarkan. Bahkan sejak Bulan Desember tahun 2012.

Kedatangan rombongan itu diterima Komisi I DPRD Kota Manado di Ruang Paripurna Kantor DPRD Manado.

Anggota Komisi I Jeane Laluyan yang pada saat itu ikut hadir mengatakan, aspirasi dari buruh sampah menjadi skal prioritas untuk dikawal oleh Komisi Bidang Hukum dan Pemerintahan itu.

Srikandi asal PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa Pemerintah harus membayar upah tersebut, dikarenakan para pekerja buruh sampah memiliki tanggungjawab moral terhadap kelangsungan hidup keluarga.

“Namanya sudah bekerja, yaa harus dibayar. Kami akan mengawal aspirasi ini sampai terbayarkan,” ucap Laluyan via WhatsApp.

Meski begitu, Ia mengaku terkait pembayaran upah dan gaji buruh sampah telah mendapatkan penjelasan dari pihak Keuangan Pemkot Manado. Menurutnya, sudah ada kesepakatan antara pekerja buruh sampah dan pihak Kecamatan soal teknis pembayaran.

“Memang ada miss soal data yang bersifat administrasi, dalam hal ini memasukkan data nomor rekening. Tapi membuka rekening kan perlu uang, jadi kami mengimbau kepada pemerintah agar bisa dimudahkan secara manual saja. Kasihan mereka juga punya keluarga yang harus dinafkahi, apalagi sudah menjalankan tugas dan pekerjaan,” tandas Laluyan.

***


Be the first to comment on "Upah Belum Dibayar, Buruh Sampah Curhat ke DPRD Manado"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*