DPRD SULUT PARIPURNAKAN RANPERDA IRIGASI

KABARMANADO.CO.ID-Dalam rangka Pengambilan Keputusan Terhadap Ranperda Prakarsa Gubernur Tentang Irigasi Senin (14/02) DPRD Provinsi Sulut menggelar Rapat Paripurna, bertempat di Ruang Rapat DPRD Provinsi Sulut.

Rapat Paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen dan didamping Wakil Ketua DPRD Sulut, Victor Mailangkay dan Billy Lombok.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pimpinan dan segenap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, atas penyelenggaraan Rapat Paripurna ini.

“Diajukannya Ranperda tentang Irigasi, adalah langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk mengembangkan dan mengelola sistem irigasi di daerah secara lebih baik, dimana ini mengacu pada Pasal 13 huruf h Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air,” ucapnya.

Lebih khususnya lagi, Ranperda tentang Irigasi yang kami ajukan adalah bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam upaya peningkatan produksi pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara.

Sebagaimana kita pahami, irigasi merupakan modal utama dalam kegiatan maupun aktivitas pertanian yang dilakukan masyarakat. Sehingga dipandang penting untuk menghadirkan dokumen Peraturan Daerah yang melingkupi irigasi.

Karena itulah, Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pimpinan dan seluruh Anggota Dewan yang terhormat, atas pembahasan dan pengkajian secara kritis, cermat, teliti, obyektif dan komprehensif yang telah dilakukan, serta atas pelaksanaan Rapat Paripurna saat ini, terlebih atas keputusan yang diambil terhadap Ranperda Provinsi Sulawesi Utara tentang Irigasi.

“Penguatan ekonomi yang bertumpu pada industri pertanian, dimana misi ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas, dengan sasaran: meningkatnya derajat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

“Irigasi akan menjadi penopang terhadap upaya kita dalam pembangunan sektor pertanian, terlebih di masa-masa pandemi yang masih terus kita upayakan penanganannya, dimana pertanian kita buat menjadi gerbong untuk pemulihan ekonomi di daerah Bumi Nyiur Melambai,” sambungnya.

“Program di sektor pertanian “Mari Jo Ba Kobong” masih terus kita galakkan, untuk peningkatan ekonomi masyarakat; untuk menggapai visi pembangunan daerah; untuk kesejahteraan bersama dan kemajuan Sulawesi Utara,”kuncinya.

Turut hadir dalam rapat paripurna ini Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O.E Kandouw, Anggota DPRD Sulut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Asiano Gammy Kawatu, Assisten I Denny Mangala, Asisten II Praseno Hadi, Inspektur Mecky Onibala dan Pejabat Tinggi Pratama.